Home » » Kegembiraan di Sepuluh Hari Pertama Bulan Ramadhan

Kegembiraan di Sepuluh Hari Pertama Bulan Ramadhan

Written By Kammi Polines on Friday, 9 June 2017 | 6/09/2017 12:48:00 am


Bulan yang selalu dirindu dan dinanti telah tiba. Bulan Ramadhan yang penuh berkah. Hayoo, apa saja ya yang telah kita lakukan saat bertemu bulan yang kita rindukan dan nantikan ini?

Sepuluh hari pertama di bulan Ramadhan merupakan hari-hari yang cukup berat dilalui. Karena pada masa ini, kita sedang memulai kebiasaan baru di bulan Ramadhan, seperti bangun sahur setiap dini hari, menahan dahaga dan lapar di tengah hari, dan menjaga kestabilan emosi. Kita beradaptasi dengan mengerahkan segala kekuatan dan kesabaran.

Namun dibalik perjuangan dan kerja keras di sepuluh hari pertama yang telah kita lalui ini, ternyata ada anugerah yang telah Allah berikan pada hamba-hambaNya. Pada sepuluh hari pertama bulan Ramadhan Allah memberikan limpahan rahmatnya. Rahmat itu terbagi menjadi dua macam yaitu rahmat dzaatiyyah dan rahmat khususiyah. Rahmat zatiyah adalah rahmat dan anugerah yang diberikan Allah kepada semua makhluknya tanpa terkecuali, sedangkan rahmat khususiyah yaitu rahmat dan kasih saying yang Allah berikan kepada hamba pilihanNya.

Pada bulan Ramadhan Allah jadikan hari-hari kita dekat dengan ibadah sunnah. Contohnya, pada hari-hari biasa kita merasa berat untuk menyempatkan bangun dini hari untuk mengerjakan sholat malam. Tapi saat bulan Ramadha, kita merasa mudah untuk bangun pada dini hari dan lebih bersemangat untuk menunaikannya. Selain itu, saat Ramadhan kita akan lebih sering berinteraksi dengan Al-Quran, membacanya, menghafal, dan memahami maknanya. Itulah beberapa bukti bahwa Allah telah menurunkan rahmatnya pada kita agar senantiasa terjaga dari perbuatan keji dan sia-sia.

Lalu, bagaimanakah sepuluh hari pertama yang telah kita lalui? Jika belum, mari kita perbaiki dan terus meng-upgrade ibadah kita di sepuluh hari berikutnya, yaitu maghfirah. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dimana ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahan maghfirah, dan terakhirnya ‘itqun minan nar (pembebasan dari api neraka)”.


Untuk mendapat ampunan dari Allah tentu kita harus senantiasa melakukan ibadah semata-mata untuk mendapat ridho dari Allah SWT. Yakni dengan memperkuat ibadah-ibadah sunnah, memperbanyak interaksi dengan Al-Quran, berdzikir, dan menyibukkan diri pada kebikan.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger