Home » , » Refleksi Diri Generasi Muda di Hari Kemerdekaan Indonesia

Refleksi Diri Generasi Muda di Hari Kemerdekaan Indonesia

Written By Redaksi KAMMI on Tuesday, 16 August 2016 | 8/16/2016 11:26:00 am


Kita sebagai generasi muda harus mengisi kemerdekaan dengan hal positif. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk masyarakat dan bangsa. Salah satunya membuat karya dan berpretasi. Hal tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada pahlawan yang telah mengorbankan nyawanya. Kita menyadari bahwa generasi muda Indonesia memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda dengan negara lain. Bahkan prestasi tingkat Internasional sering didapatkan untuk mengharumkan Indonesia. Diambil dari berbagai sumber inilah prestasi generasi muda yang dapat menjadi cambuk oleh generasi muda lainnya.

Yang pertama Tim developer muda yaitu None Developers yang berasal dari Universitas Trunojoyo, berhasil keluar sebagai runner-up Imagine Cup 2016 tingkat dunia untuk kategori Games dengan karya mereka, Froggy and the Pesticide. Kompetisi diselenggarakan oleh Microsoft di Amerika. Keempat anggota None Developers, yakni M. A. Kholiq, Anwar Fuadi, Astu Masrundi, dan Achmad Dany Romadhon.

Prestasi lainnya diperoleh tim Olimpiade Biologi yang berhasil membawa 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu ke Indonesia di ajang Olimpiade Biologi Internasional (IBO) ke-27 di Hanoi, Vietnam. Berlangsung pada 17-23 Juli 2016. Generasi muda yang mengharumkan nama bangsa tersebut antara lain Wilson Gomarga dari SMAK IPEKA Sunter Jakarta meraih medali emas, Robin Chandra dari SMAK 3 Penabur Jakarta meraih medali Perak dan Fatin Camilla Azhary dari SMAN 1 Kendal yang medali perunggu.

Perolehan medali emas di ajang bergengsi International Exhibition for Young Inventors (IEYI) yang digelar di Harbin, China, pada 15-20 Juli 2016. Medali emas diraih atas karya inovasi berjudul D-box CC (Detector Box for CO and CO2) yang merupakan karya Aan Aria Nanda dan Feriawan Tan dari SMA Negeri 1 Tarakan, Kalimantan Utara. Medali perak diraih oleh invensi berjudul "Smart Trash Bin" yang merupakan karya Ryan Timothy Abisha dari Sampoerna Academy Jakarta.  Special Award from Singapore dan Special Award from Thailand berhasil diraih oleh invensi "Flood Mitigation System" atau Sistem Mitigasi Banjir. Penemunya adalah Asep Muhamady Anwar Salim bersama Muchammad Alfarisi dari SMK Negeri 2 Cimahi, Jawa Barat.

Indonesia meraih medali perunggu di pekan olahraga pelajar ASEAN 2016 atau dikenal dengan nama 8th ASEAN School Games yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand pada 21–29 Juli 2016. Event ini merupakan ajang olahraga bagi pelajar se-Asia Tenggara dibawah 18 tahun. Pertandingan sendiri diadakan di 700th Sport Complex, Chiang Mai, Thailand.

Mahasiswa Indonesia asal Solo Jawa Tengah kelahiran tahun 1993, pada Rabu (4/5/2016) Aris Saifuddin ar Rifqany mengharumkan nama bangsa karena mampu mengukir prestasi  di bidang hifdzil mutun (hafalan matan kitab hadits, kitab fiqh dan kitab tauhid) se kampus Universitas Islam Madinah (Jamiah Islamiah Madinah al Munawwarah) dengan menyabet juara satu dengan nilai A+ mengalahkan 700 peserta dari mancanegara.

Kabar gembira datang dari Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil. Saat ini perolehan medali sementara Indonesia diperoleh oleh  Sri Wahyuni (22) yang meraih medali perak lewat angkat besi kelas kelas 48 kg putri. Dan Eko Yuli Irawan (27) dengan meraih perak lewat angkat besi kelas 62 kilogram.

Pretasi tersebut tidak dapat di peroleh dengan berdiam diri. Diperlukan disiplin dan kerja keras. Inilah waktu untuk refleksi diri bagi generasi muda. Hal apa yang telah kita berikan kepada masyarakat... kepada bangsa Indonesia...

Dirgahayu Indonesia ke 71...






Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger