Home » » [Artikel : KAMMI Polines]- "Rohingnya and Me"

[Artikel : KAMMI Polines]- "Rohingnya and Me"

Written By Redaksi KAMMI on Wednesday, 17 June 2015 | 6/17/2015 07:51:00 am

      


     Rohingya, belakangan ini Indonesia digemparkan dengan hadirnya keluarga baru didaerah pesisir Aceh. Wajah mereka, fisik mereka, nampaknya begitu mirip dengan kita tapi tidak dengan apa yang ada didalam diri mereka. Ditubuh yang kurus dan kumal itu tersimpan segala rasa takut, perjuangan, dan harapan yang tak pernah putus.  Mereka datang sebagai contoh ketegaran, perjuangan, kemirisan, kesedihan dan pelajaraan bagi Indonesia, ASEAN, dunia dan umat Islam. Mereka adalah teguran terbesar dan bukti kemunduran zaman. HAM yang katanya diperjuangkan seperti tidak menjamah derita Rohingnya, dan para pembela entah mundur kemana. Rohingnya adalah tamparan terkeras bagi para pengucap syahadat yang entah imannya kabur atau bagi mereka yang sibuk berbenah diri tanpa peduli pada sekitarnya. Menampar setiap Muslim yang mengaku bersaudara tapi menutup mata dari kisah mereka.
Rohingya, berjuang sebagai minoritas yang ingin di genosida. Mereka pergi meninggalkan tanah tempat tinggalnya membiarkan lautan membawanya entah kemana. Mereka adalah orang-orang yang kuat. Saya tidak pernah membayangkan jika saya adalah mereka, saya bertanya-tanya mengapa mereka bisa sekuat itu? Dibakar,dibunuh, diusir, kelaparan, sakit-sakitan, ditolak kehadirannya, mengapa mereka bisa bertahan? Mengapa mereka mau bertahan? Jujur jika saya di posisi itu, mungkin saya sudah putus asa, mengakhiri hidup sajalah, atau tetap tinggal dengan keyakinan yang berbeda. Muncul lagi pertanyaan, Mengapa Allah setega itu kepada hambaNya?
   Rohingnya adalah salah satu contoh terbaik tentang keimanan di masa sekarang. Mereka melakukan apa yang sering kita tinggalkan. Mereka memiliki keyakian yang jarang bahkan tidak kita miliki. Mereka  YAKIN pada Allah, mereka PASRAH pada Allah TANPA MENGURANGI IKHTIAR mereka, itulah yang membuat mereka bertahan. Dan karena iman bisa naik dan turun, saya yakin mereka adalah orang yang bersusah payah untuk tetap percaya kepada Tuhannya di kondisi mereka yang sangat memprihatinkan. Dan Alhamdulillah, mereka kini telah merasakan buah dari kesabaran mereka, Allah menolong mereka lewat para relawan, lewat masyarakat Aceh, lewat Turki dan negara-negara lain yang simpati terhadap mereka.
Mereka telah  membuktikan kebenaran ayat-ayat Allah berikut ini :
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS : Al-Insyirah :5-6)
“(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak, Maka pada saat-saat seperti ini pertolongan Allah itu akan datang kepadamu” (al-Ahzab:10)
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah swt senantiasa bersama dengan orang-orang yang sabar“. (Al-Baqarah: 152-153).
            Dari sini pula saya sadar, Allah itu tidak pernah tega berbuat buruk terhadap hambaNya, Allah Maha baik dan ketetapanNya lah yang terbaik. Apa yang terjadi pada Rohingya pasti itulah jalan terbaik bagi mereka dan hikmah terbaik bagi manusia. Allah pastilah tak tega membuat mereka tinggal ditempat yang akan membinasakan atau banyak mudharatnya bagi mereka, dan Allah pasti ingin mengajarkan rasa syukur, peduli, dan harapan kepada kita. Supaya kita membenahi lagi kualitas keyakinan dan ibadah kita.           

Rohingnya adalah kritikan tajam bagi orang-orang yang tidak bersyukur, bagi pengeluh. Rohingnya adalah pesan dari Allah “bahwa seberat apapun masalahnya, sekecil apapun kemungkinan solusinya, jangan lelah meski lelah, jangan putus asa meski putus asa, jangan berhenti berharap meski ingin berhenti, pertolongan Allah itu pasti datang bagi mereka yang bersabar”.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger