Home » , » Release: Aksi #BangunDongJokowi

Release: Aksi #BangunDongJokowi

Written By Redaksi KAMMI on Sunday, 22 March 2015 | 3/22/2015 11:07:00 am

Orasi Aksi Ketua KAMMI Semarang
Indonesia belum lepas dari ketidakseimbangan. Melambungnya harga kebutuhan pokok dan tarif dasar listrik, serta melemahnya rupiah atas dollar menjadi pertanda kegoncangan bangsa ini di sektor ekonomi. Eksekusi mati terpidana narkoba yang belum terlaksana, konflik partai politik dengan Menhumkam, dan masih terseok-seoknya upaya penguatan hubungan KPK dan Polri menjadi saksi Indonesia belum dapat stabil karena upaya penegakan hukum yang belum maksimal.
Disisi lain, ancaman yang datang kepada Indonesia dengan sangat massif. Penguasaan sektor-sektor energi oleh asing, masuknya faham-faham radikal, dan terganggunya hubungan diplomatik Indonesia dengan sahabat berpotensi membawa Indonesia kepada titik kekisruhan yang jika segera dibenahi maka akan mengganggu kestabilan bangsa. Hal tersebut semakin diperparah dengan kondisi belum maksimalnya kinerja para Menteri di Kabinet Kerja.
Segala kondisi diatas menjadi sangat kontras jika kita menilik apa yang dulul pernah dijanjikan Presiden Jokowi ketika kampanye. Nawa Cita tak ubahnya menjadi cita-cita yang belum tergapai. Namun, rakyat tidak akan berhenti untuk terus menagih janji yang dahulu pernah diucap dengan lantang.
Atas hal tersebut, KAMMI Daerah Semarang bersama rakyat, menyerukan gelora perubahan dan kembali turun ke jalan untuk mengingatkan Presiden Jokowi untuk turun tangan. KAMMI Daerah Semarang bersama rakyat menuntut:

  1. Segala macam permasalahan tersebut hanya dapat diatasi dengan kembalinya pemimimpin tertinggi Indonesia kepada fungsinya secara maksimal. Presiden Indonesia dituntut untuk lepas dari segala macam ketergantungan, tekanan, serta pesanan dan kembalinya turun tangan dengan segala macam kebijakan prorakyat guna menyelesaikan segala macam masalah. 
  2. Presiden Indonesia dituntut untuk bangun dan tidak bermlas-mlasan untuk segera menyelesaikan permasalahan ekonomi. Menstabilkan harga kebutuhan pokok, membawa perekonomian nasional kembali kuat untuk disejajarkan dengan perekonomian internasional. 
  3. Mengembalikan supremasi hukum kepada para penegak hukum yang telah diberikan mandat secara legal formal dalam konstitusi dan bukan hanya sekedar lembaga ad-hoc. Presiden Indonesia juga dituntut tegas untuk memberikan sangsi kepada segala macam penyelewengan, narkoba, korupsi dan kinerja Menteri yang amburadul.



KAMMI Daerah Semarang

 - Muhammad Khanif Nasukha -
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger