Home » » Studi Kepemimpinan Umar Bin Khathtbab dan Umar bin Abdul Aziz

Studi Kepemimpinan Umar Bin Khathtbab dan Umar bin Abdul Aziz

Written By Redaksi KAMMI on Wednesday, 15 October 2014 | 10/15/2014 02:27:00 pm

Umar bin Khaththab merupakan khalifah kedua pada masa kepemimpinan khulafaurrasyidin. Umar memimpin umat Islam selama kurang lebih 23 tahun. Selama itu, umat Islam berhasil melakukan perluasan wilayah dan penataan negara yang lebih kokoh. Pada masa kepemimpinan umar, dua imperium raksasa dunia, Persia dan Bizantium berhasil menjadi daerah kekuasan Islam. Bahkan karena keluhuran budi kaum muslimin, orang-orang di daerah kekuasan Bizantium lebih rela untuk tunduk di bawah kekuasan kaum muslimin.
perjuangan umar, islam, iman, dakwah, kekuasaan, kammi, kammi semarang, kammi jateng, semarang, jawa tengah, dakwah, dakwah kampus, mahasiswa, sosok umar, kecintaan pada islam, perjuangan islam
Umar berhasil mengembangkan berbagai bidang dalam pemerintahannya. Pertahanan militer, semakin meluasnya daerah kekuasaan Islam, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya. Pada masa umar nilai-nilai keadilan menyebar merata di seluruh penjuru negeri. Ia hidup dengan sederhana, dan benar-benar menyerahkan waktunya untuk umat Islam. Umar yang dikenal sebagai negarawan, administrator, terampil dan cerdas, segera membuat kebijakan mengenai administrasi pemerintahan. Pembagian Negeri menjadi unit-unit administratif sebagai propinsi, distrik dan sub bagian dari distrik merupakan langkah pertama dalam pemerintahan. Umar adalah pemimpin pertama dalam Islam yang menerapkan desentralisasi pemerintahan.
Lembaga peradilan begitu berkembang di masa ini, tidak ada pembedaan perlakuan di pengadilan antara pejabat pemerintahan dan non pemerintah. Setiap rakyat jelata berhak untuk melaporkan pejabat yang melakukan kesalahan begitu pun sebaliknya. Urusan pengadilan diserahkan kepada pejabat-pejabat yang diangkat dan diberi nama Qadi
.
Pada masa Umar, Bizantium dan Persia dapat ditaklukan hal ini dikarenakan kekuatan militer yang luas bisa. Untuk menjaga kecakapan militer bangsa Arab, Umar melarang pasukan Arab menguasai tanah pertanian negri-negri taklukan, sebab penguasaan atas tanah pertanian tersebut dihawatirkan akan melemahkan semangat militer mereka, beliau juga melarang pasukan muslim hidup diperkampungan sipil, melainkan mereka hidup diperkampungan militer, dan Umar tidak ingin tentara memiliki propesi lain seperti dagang, bertani yang mengakibatkan perhatian mereka berkurang terhadap kepentingan militer.
Pada masa inilah, Baitul Mal – Lembaga Kas Negara- dibentuk, semua gaji pejabat pemerintah diatur dari sini. Rakyat kecil tidak perlu takut tidak mempunyai uang, karena mereka bisa meminta uang kebutuhan hidup dari sini. Itulah gambaran kecil prestasi-prestasi Umar bin Khaththab.
Khalifah selanjutnya, Umar bin Abdul Aziz merupakan cicit dari Umar bin Khaththab. Ia merupakan khalifah pada masa dinasti umayah, pada masa kepemimpinannya, dinasti umayah mencapai masa keemasannya. Hanya dalam masa 3,5 tahun masa kepemimpinannya, kemiskinan mencapai angka 0 %. Bahkan tidak ada orang yang berhak menerima zakat pada waktu itu.
Berikut prestasi khalifah Umar bin Abdul Aziz:
  1. Menumbuhkan rasa perdamaian berdasarkan berdasarkan pada syariat Islam.
  2. Menciptakan kesejahteraan rakyat
  3. Menjungjung tinggi hak asasi manusia
  4. Menerbitkan undang-undang tentang pertahanan berdasarkan keadilan.
  5. Membuka lahan pertanian yang disertai dengan sistem irigasi,
ReferensiFilm Umar bin Khattab
Elvandi, Muhammad. 2010. Inilah Politikku. Era Adicitra Intermedia : Solo.

Sumber :
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger