Home » » MADRASAH KAMMI MIPA 1 #2 : KONSEP DIRI MAHASISWA MUSLIM

MADRASAH KAMMI MIPA 1 #2 : KONSEP DIRI MAHASISWA MUSLIM

Written By Agus Subkhi Hermawan on Friday, 23 May 2014 | 5/23/2014 04:04:00 pm

Konsep diri, madrasah kammi 1, dakwah kampus, mk 1, kammi semarang, kammi mipa undip, egm, mahasiswa, jawa tengah
Sore kemarin, Kamis (22/5), KAMMI Komsat MIPA kembali mengadakan rutinitasnya yaitu Madrasah KAMMI 1. Gerakan pencerdasan yang dilakukan rutin 2 minggu sekali ini,tampak berbeda dari pelaksanaannya yang lalu. Dinaungi awan kehitaman namun kader kader Mipa tetap aktif mendengar dan berdiskusi. Bertemakan Konsep Diri Mahasiswa Muslim oleh Akh Reza Auliarahman, Acara dibuka oleh Akh Siswoyo dan pembacaan tilawah serta kredo gerakan oleh Akh Udin.

Mahasiswa adalah seorang pemuda. Seorang pemuda yang beragama Islam. Pemuda yang akan menggerakkan dunia, menjaganya agar dalam tetap dalam kebaikan. Pemuda yang semangatnya berapi-api dan berusahan untuk selalu lebih baik. Berbicara tentang pemuda dan bagaimana seharusnya ia bersikap, mari kita lihat kisah rasul dan nabi yang masa mudanya dikisahkan dalam Al-Quran.

1. Nabi Musa a.s. Jika kita menyadari, sesungguhnya rasul yang terbanyak dikisahkan dalam Al-Quran adalah beliau. Mengapa? Karena sifat-sifat seorang pemuda kebanyakan ada dalam diri beliau.

a. Pada suatu hari, ketika dia kembali dari kota menuju istana, di tengah jalan dia berjumpa dengan dua orang lelaki yang sedang berkelahi. Seorang di antaranya adalah berbangsa Ibrani, iaitu bangsa Bani Israel yang se bangsanya dengannya dan yang seorang lagi berdarah Mesir atau Firaun. Melihat perkelahian itu, terbit kemarahan hati Musa terhadap bangsa Firaun (Mesir) itu. Orang tersebut dipukul hingga mati seketika itu juga. Alangkah menyesalnya Musa atas perbuatannya yang kurang baik itu dan dia mengakui bahawa pekerjaan itu adalah pekerjaan syaitan. Segera dia mohon ampun kepada Allah atas kesalahannya itu. Kesalahannya pun diampuni oleh Allah, karena Allah Pengampun lagi Pengasih. Sejak waktu itu dia berjanji tidak akan melakukan pekerjaan yang begitu kejam lagi, malah dia menyiapkan dirinya untuk melindungi orang orang yang teraniaya.
Sifat apa yang bisa kita ambil dari cerita tersebut?. 

Walaupun kurang terpuji, beliau memiliki sifat short-tempered. Tapi beliau memiliki sifat kuat karena memukul lawan dan kemudan mati seketika itu juga. Sebagai orang kuat, akan lebih bisa melindungi orang-orang yang teraniaya.

b. Sifat yang kedua adalah tidak sabaran, ini bisa dilihat dari kisah beliau dengan Nabi Khidr. Ketika Nabi Khidr memberi syarat agar tidak mengomentari apa yang dilakukan Nabi Khidr saat perjalanan, namun beliau tidak bisa menahan pertanyaan maupun pernyataan yang ada dalam hatinya.

c. Cukuplah kita melihat sifat kurang baik dari beliau, kini kita bahas sifat baik apa yang harus pemuda saat ini punya. Sifat ingin tahu dan selalu ingin belajar.
Diantara rasul dan nabi yang lain, hanya Nabi Musalah yang sangat ingin melihat Allah. Walaupun sudah diperingati namun beliau tetap ‘keukeuh’ dengan pendiriannya.

d. Di usia yang muda, beliau mampu membebaskan masyarakat Mesir dari kejamnya tirani Fir’aun. Sifat beliau yang begitu heroik di usia belia haruslah membuat kita tersadar bahwa kita seorang pemuda, apa saja yang telah kita lakukan?

2. Nabi Ibrahim. Beliau satu-satunya rasul dan nabi yang berjuang mencari Allah, melewati proses berfikir, bermain dengan logikanya untuk menemui jalan kebenaran. Dimulai dari masa kecil beliau, beliau memiliki satu sifat unik saat belia yang harus kita contoh.

Berani, namun berani dalam konteks iseng dan nakalnya seorang pemuda. Kecerdasan beliau muncul ketika sikap perlawanan beliau terhadap sikap raja Namrud yang memuja berhala. Dengan penyampaian yang baik, beliau dapat memutar balikkan logika mengapa berhala tidak patut disembah tanpa perlawanan secara fisik.

Ini patut kita aplikasikan bagaimana kita bersikap kritis terhadap kebijakan-kebijakan dari pemerintah dengan cara sekreatif mungkin, secerdik mungkin agar dapat mengajak masyarakat untuk ikut berfikir kritis bila kebijakan dari pemerintah tidak sesuai dengan kita.

3. Nabi Yusuf. Pelajaran apa yang dapat kita ambil dari kisah beliau? Apa ciri beliau yang pertama kali muncul saat mendengar nama beliau? Tampan? Yap. Benar. Sebagai seorang pemuda dengan prinsip-prinsip Islam dan senantiasa berusaha menegakkan kebenaran, kita haruslah memiliki aura tenang dan menyenangkan agar objek-objek dakwah kita bisa tertarik. Namun, selain ini, ada beberapa sifat nabi Yusuf yang tanpa kita sadari, sering kita remehkan.

a. Semasa kecilnya, nabi Yusuf merupakan sosok yang patuh terhadap orang tuanya, hormat terhadap kakak-kakaknya, dan sayang terhadap adiknya. Walaupun kakak-kakaknya pernah berbuat jahat kepadanya, namun ia tidak lantas membalas dendam, ia tetap menghormati mereka. Kemudian kegigihan beliau, perjalanan beliau dari budak hingga mendapat posisi di istana perlu kita terapkan. Bagaimana beliau menolak godaan duniawi demi meneguhkan keimanannya perlu kita tiru.

b. Dan ketika sudah dewasa serta menempati posisi di pemerintahan, beliau tahu dimana posisi yang pas untuknya, potensi yang dimiliki serta bagaimana utuk mengembangkannya. Ini ada di dalam kisah saat beliau memilih posisi Bendahara saat ditawari mengemban amanah di istana.

Ini penting bagi pemuda saat ini. Bagaimana kita mengetahui potensi kita dan mengembangkannya, karena jika kita sudah ahli dalam bidang yang sesuai dengan minat dan meruoakan bakat kita, maka harga jual kita akan semakin tinggi, kita akan mendapat posisi tinggi. Dan itu bisa merupakan alat untuk berdakwah.

4. Terakhir, ada Ashabul Kahfi. Ashabul kahfi menceritakan tujuh orang pemudah dan seekor anjing yang ditidurkan oleh Allah swt selama 309 tahun. Dari kisah ini kita mempelajari bagaimana kita sehrusnya memiliki prinsip dan mempertahankannya. Apalagi mengenai prinsip keyakinan dan ketauhidan, kita harusnya memegang taguh atas konsekuensi terhadapt syahadat yang tiap sholat kita ucapkan.

Dari keempat kisah dari para pemuda yang kisahnya diabadikan dalam Al-Quran tersebut, semoga Allah memberi kita keteguhan agar tetap bertahan di dalam jalan dakwah ini, senantiasi kreatif dalam menyebarkan agama-Nya agar Negara dan dunia ini tetap dalam sinar kebaikan dan terhindar dari keburukan.

Salam #citra #cinta dan #cita, Generation X… SIP!

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger