Home » » Ambivalensi Politik

Ambivalensi Politik

Written By Redaksi KAMMI on Saturday, 26 October 2013 | 10/26/2013 11:19:00 am

POLITIK dinasti merupakan pembahasan yang sedang naik rating di berbagai media di negeri ini, baik media cetak maupun elektronik. Terkait dengan adanya sejumlah kasus terkai dengan politik dinasti, sebenarnya ini tidak melanggar hukum di negeri ini. Karena setiap warga negara Indonesia berhak untuk mendaftarkan diri sebagai pejabat negara. Tidak dibatasi siapapun itu. 


Selanjutnya, ketika dilihat dari sisi idealnya, peran dan tugas utama dari pejabat pemerintah adalah untuk mengatur negeri ini demi kepentingan rakyat. Meskipun ada politik dinasti, jika itu bisa lebih peduli dengan rakyat dan rakyat dipikirkan dengan serius oleh pelaku politik dinasti tersebut, maka hal ini akan menjadi lebih baik dari pada politik demokrasi yang kurang dan bahkan tidak memikirkan rakyat.

Akan tetapi ketika dilihat dari sisi realitanya, politik dinasti yang saat ini sedang gencar-gencarnya diberitakan dan dibahas di media memiliki peran buruk. Politik dinasti diwarnai dengan kasus KKN berantai yang tentunya itu semua merugikan rakyat dan negara ini. Hal ini sudah banyak terbukti dengan munculnya kasus-kasus serupa di tanah air  ini. tapi semua itu tidak menutup kemungkinan adanya politik dinasti yang pro rakyat.

Jadi, semua permasalahan politik di negeri ini yang terpenting adalah rakyat menjadi sejahtera, korupsi, kolusi, dan nepotisme musnah. Semoga menginspirasi.

Ahmad Fikri Sabiq, Ketua Departemen Kebijakan Publik (KP) KAMMI Umar bin Khattab, Salatiga

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger