Home » » KAMMI MADANI : “GKM On The Move”-Saatnya GKM Turun ke Jalan

KAMMI MADANI : “GKM On The Move”-Saatnya GKM Turun ke Jalan

Written By Redaksi KAMMI on Tuesday, 7 May 2013 | 5/07/2013 11:49:00 am



Dina Fauziah A.K.A Ayyash Ibnu Sofian
Kadep Humas ekspos (Ekspansif dan Progresif) 
==Aspire to Inspire before Expire==

 “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.
Gerakan KAMMI Menulis (GKM) yang dinisiasi oleh KAMMI komisariat Madani telah menempati ruang tersendiri di hati para pembaca setianya. Tak hanya itu GKM Kammi Madani menjadi pioner dalam hal kepenulisan level Kammi Komisariat. Terbukti dengan menjamurnya GKM versi Komisariat masing-masing. Inilah yang membuktikan bahwa GKM adalah Aksi mutlak untuk mengasah sisi intelektualitas seorang mahasiswa. Aksi menulis selalu dikaitkan dengan tradisi mahasiswa. Sebuah tulisan mampu menjadi tolak ukur sejauh mana kedalaman seseorang dalam berfikir, menggagas sesuatu, mensintesa sebuah pemikiran dan tafsir atas apa yang dia pahami. Itulah mengapa amunisi utama seorang penulis adalah membaca. Sebuah tulisan adalah efek dari rasa kepekaan yang tinggi akan gejala-gejala sosial yang terjadi di sekitarnya lalu menuangkannya dalam sebuah tulisan.

Setelah mencapai jumlah lebih dari  400 artikel yang dikompilasikan dalam blog resmi kammi madaniwww.kammimadani.wordpress.com Jumlah ini terbilang spektakuler diusia GKM yang baru menginjak usia 1 tahun 5 bulan. Gerakan KAMMI Madani melebarkan sayap dengan aksi turun kejalan yang kami gagas dengan “Gerakan KAMMI On The move” . Aksi GKM yang turun ke jalan ini dimaksudkan untuk mendatangi Kammi-Kammi komsat lainnya untuk berbagi. Bisa jadi anda jauh lebih piawai dalam menulis dari kami. Bisa jadi kadar intelektualitas kita sangatlah jauh. Bukan berarti kami yang lebih, kami hanya ingin menyatukan suara. Satu suara untuk perubahan. Bahwa menulis bukan sekedar mengisi waktu luang, tapi menulis sebuah kebutuhan. Kebutuhan untuk merubah peradaban dunia. Output dari Gerakan KAMMI on the Move ini adalah menumbuhkan minat dan kecintaan kepada dunia kepenulisan, dan hasil tulisannya di posting di GKM versi KAMMI Komsat masing-masing. Syukur bisa di publish di media online bahkan media cetak. Target program GKM On the Move ini adalah KAMMI komisariat yang ada di Jakarta.
Sebuah tulisan dirasa mampu untuk mengekspresikan ide, gagasan yang dituangkan oleh penulisnya. Sebuah tulisan mampu mempengaruhi 1000 pemikiran. Mari mengenal lebih dekat Siapa tokoh besar dibalik nama GKM?.
Siapa tokoh besar dibalik GKM ?
Sebuah ide atau gagasan tanpa ada gerakan nyata untuk mewujudkannya, ia hanya akan membeku dalam fikiran dan ia akan hanya menjadi sampah. Sebuah organisasi seharusnya memiliki ke-khas-annya tersendiri dalam berkarya dan menginspirasi banyak orang. Yah, KAMMI madani dengan tagline-nya “Terus Berkarya dan menginspirasi” menjadi referensi utama Madani untuk senantiasa berbuat sesuatu agar menginspirasi banyak orang.
GKM tidak serta merta berdiri sendiri tanpa ada inisiator didalamnya. Siapa yang sangka ternyata aksiOne day one article” adalah sebuah produk pemikiran murni dari seorang Riyan Fajri. Di masa kepemimpinannya sewaktu menjabat sebagai Ketua Umum kedua KAMMI Komisariat Madani, dia menginsiasi akan adanya program rutin yang menjadi ciri khas dari KAMMI Komisariat Madani dengan membaca potensi yang dimiliki oleh kader Madani pada saat itu, tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan. Tercetuslah GKM (Gerakan KAMMI Menulis), sebuah aksi nyata dalam mengakomodir aspirasi, gagasan, kritikan dan wujud ekspresi ide brilian nan cerdas dari tiap kader-kader KAMMI madani. Aksi tak harus melulu turun ke jalan”, mungkin inilah motif yang melatarbelakangi Riyan Fajri dalam melahirkan GKM sewaktu itu. Jika anda turut menjadi saksi perjalanan GKM pada awalnya, telah banyak inovasi yang dilakukan oleh putra Bengkulu ini. Mulai dari format penulisan GKM ketika siap untuk diposting, publikasi GKM hampir ke seluruh grup KAMMI di Indonesia, sampai penambahan kata-kata pengantar sebagai awalan sebuah postingan “GKM”. Simpel dan nampak sederhana tapi jelas akan beda pengaruh dan dampaknya. Karena ide untuk melakukan inovasi dalam sebuah gerakan tak banyak dimiliki dan disadari oleh setiap orang.
Setelah GKM muncul ke permukaan terhitung sejak 5 November 2011, tugas besar berikutnya adalah bagaimana mempertahankan program yang sudah bagus ini. Program yang bagus adalah ketika program itu mampu bertahan bahkan meroket meskipun terjadi regenerasi didalamnya. Nur Afilin(Kadep Humas 2011/2012) dan Sofistika Carevy Ediwindra (sekum 2012/2013) adalah dua kontributor tetap dalam GKM. Akhirnya, satu persatu muncul nama-nama yang menambah deret sebagai penghuni kontributor blog madani, sebut saja Ramadhan Aziz (staf humas 2012/2013), Afif Habibi (staf humas 2012/2013), Anisa Dina (Kemuslimahan 2012/2013) Febrian Ambari (kestari 2012/2013), Emas Rahayu (staf KIK 2012/2013), Geby Devtiana Maryono (Kadep KIK 2012/2013) dan masih banyak lagi. Mereka menulis dengan gaya dan versinya masing-masing. Menjadi sebuah simfoni dalam mengekspresikan buah gagasan kader Madani.
KAMMI memang terkenal akan Aksi-nya. Dan KAMMI Madani terkenal akan Aksi Menulisnya.
“One day one article” adalah jargon penyemangat GKM Kammi Madani. GKM seringkali disebut sebagai aksi unggulan KAMMI Madani, berkat GKM yang eksis dan konsisten untuk mempublikasikan tulisan, KAMMI Madani telah dikenal dihampir seluruh bagian Indonesia. Tak heran ketika kader Madani pergi ke salah satu daerah selalu ada celetukan Oh, madani yang punya GKM yaatau “Madani kok eksis banget sih” dan komentar-komentar positif lainnya. Biarlah pujian-pujian ini menjadi perenungan panjang dan mendalam agar kami tak pernah lelah untuk menulis, agar kami tak merasa Jumawa dengan GKM, agar kami tak pernah lelah untuk melestarikan GKM agar menjadi aksi yang berumur panjang.
Gerakan KAMMI On the Move adalah sebuah inovasi GKM untuk berbagi kepada kader-kader KAMMI yang lain. KAMMI Madani yang akan mendatangi rumah-rumah kalian. Komsat yang kami datangi hanya perlu menyiapkan tempat, peserta dan waktu yang tepat agar KAMMI bisa berkunjung dengan sukacita, riang tanpa menganggu jadwal-jadwal kalian dengan satu tekad dan tujuan “Hanya Untuk Berbagi”. Yah, karena menulis  untuk berbagi.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger