Home » » KAMMI DAERAH JAKARTA: Aksi Tolak Kenaikan BBM

KAMMI DAERAH JAKARTA: Aksi Tolak Kenaikan BBM

Written By Redaksi KAMMI on Saturday, 4 May 2013 | 5/04/2013 08:25:00 am



Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Jakarta, hari ini (30/4) menyelenggarakan aksi menuntut pemerintah untuk tidak menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).


"Ditengah ketidakpastian kondisi hidup saat ini, dimana tingkat kualitas pendidikan yang rendah, pelayanan kesehatan yang belum berpihak pada rakyat kecil, serta tingkat kesejahteraan yang makin timpang, masyarakat Indonesia terutama masyarakat miskin kembali harus bersiap diri menghadapi musibah besar ditengah rencana Pemerintahan SBY-Boediono menaikan harga BBM bersubsidi," ujar Akmal Jun, Koordinator Aksi saat berorasi di depan Gedung Balai Kota, Jl. Medan Merdeka, Jakarta.



Menurut Ketua KAMMI Jakarta, Niamu Robby Fie Dhuha ini hanyalah skenario yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan alasan menghemat anggaran belanja Negara yang habis karena subsidi, Pemerintah pun memutuskan untuk menaikan harga BBM.



"Pemerintah SBY-Boediono terlihat galau dengan kebijakan ini, setelah sebelumnya melempar opsi dua harga BBM, beberapa hari terakhir akhirnya opsi itu dihilangkan dan diputuskan untuk memilih satu harga BBM dengan kenaikan kisaran harga yang berbeda dibanding rencana sebelumnya," terang Robby.



Robby menuduh ini merupakan bagian dari skenario politik menjelang Pemilu 2014, ada kepentingan dibalik itu semua, yang jelas bagi mayoritas masyarakat Indonesia yang pendapatannya pas-pasan, kenaikan harga BBM berarti kenaikan harga transportasi, harga sembako dan kebutuhan-kebutuhan dasar hidup lainnya.



"Menaikan harga BBM dengan alasan menghemat anggaran yang belum pasti jelas menambah kesulitan masyarakat kalangan bawah (wong cilik) yang kondisi hidupnya hari ini sudah serba sulit," tegasnya.



Kalau alasannya untuk menghemat anggaran, seharusnya Pemerintah fokus mencegah potensi-potensi pendapatan yang hilang akibat merebaknya sikap koruptif para pejabat, pembalakan liar, penyelundupan BBM, serta pencurian/perampokan sumber-sumber daya alam kita oleh Perusahaan-Perusahaan multinasional berbendera asing yang merugikan Negara berpuluh-beratus-bahkan beribu triliun rupiah.



"Oleh karena itu kami dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DKI Jakarta menyatakan sikap;



(1) Menolak dengan tegas rencana Pemerintah SBY-Boediono untuk menaikan harga BBM, karena itu berarti menambah penderitaan hidup masyarakat Indonesia, terutama masyarakat kecil yang hari ini hidup dalam kondisi yang serba sulit.



(2) Mendesak Gubernur DKI Jakarta untuk menyatakan sikap, berpihak kepada rakyat kecil, dengan menolak rencana kenaikan BBM, dan secara resmi menyampaikan sikap ini kepada Presiden SBY.



(3) Mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kepentingan masyarakat Indonesia dengan menolak seluruh kebijakan-kebijakan Pemerintah SBY-Boediono yang tidak Pro rakyat, mendzolimi, dan menyusahkan kehidupan masyarakat yang sebenarnya sudah dalam kondisi yang serba sulit.


Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger