Home » , » Ngelancong ke Negri Komsat

Ngelancong ke Negri Komsat

Written By Agus Subkhi Hermawan on Sunday, 14 April 2013 | 4/14/2013 09:03:00 pm

Perjalanan PeKom baru dimulai, terhitung 4 Maret 2013. Negeri komsat naungan KAMMI Daerah (baca: KAMMDA) Semarang yang terdiri dari 15 komisariat telah menunggu kinerja terbaik Pengembangan Komisariat (Pekom). Mulai dari komsat basis daerah yaitu Salatiga dan Kudus; basis universitas yaitu IAIN Semarang, Polines, IKIP dan UNNES; serta basis fakultas yang berasal dari UNDIP yaitu FPIK,FSM,FT,FH,FISIP,Kombes,FPP,FEB,FIB.

Bermula dari IKIP PGRI Semarang, Pekom betemu sang kakom bernama Aldin (angkatan 2011) beserta pasukan terhebatnya. Aldin dan semua pengurus berhasil KAMMDA jaulahi tepat di hari jum’at, 22 Maret 2013. Squad IKIP banyak bertanya tentang kaderisasi dan tupoksi departemen pekom. Secara singkat, “mereka” lebih antusias menanyakan kinerja pekom yang seperti apa dan bagaimana. “Hanya kurir informasi” ujar kadep PeKom, sedangkan supervisi IKIP dari KAMMDA menjelaskan fungsi PeKom, yaitu pendampingan, pengawasan dan endingnya adalah penilaian berupa sebuah akreditasi. Namun, tidak lupa juga bahwa PeKom memilki program event seperti Jambore Ukhuwah dan Olimpiade Ramadhan.

Setelah itu, KAMMDA menyambangi Negeri Komsat Kudus. Bertempat di Stain KUDUS (baca: PESMA nya), akh.Budhi membuka pertemuan jaulah KAMMDA tersebut. Grup pelancong terdiri dari 2 bos kaderisasi dan 3 orang PeKom. Sharing dimulai dengan pertanyaan bertubi-tubi tentang kaderisasi. Just HRD. Kemudian, 2 bos kaderisasi, yaitu akh.eka pala dan akh.arif mencoba jadi “problem solver” bagi komsat yang berumur 10 tahun itu. Supervisi Kudus pun tidak ketinggalan memberi solusi dari sisi pemasukan strategi KAMMI ke dalam intra kampus. Caranya adalah dengan mencoba membaca arah pergerakan politik dari STAIN Kudus, dll. Tak ketinggalan pula, taujih dari akh.arif tentang banyaknya kesamaan ciri dari komsat Kudus dan Salatiga, membuat penyemangat kita dalam memecahkan solusi bersama. Tentunya pula, KAMMDA harus memberi perhatian “spesial” pada komsat basis daerah ini.

Pekom pun berlanjut menuju 2 negri komsat. Mereka adalah IAIN dan Ekonomi Undip (FEB). Tim Jaulah terbagi menjadi 2, yaitu ukh.ulfah, ukh.tami dan akh.anton yang berangkat ke IAIN; sedangkan ukh.dwi ana, ukh.dwi susanti dan akh.fahmi berangkat ke FEB Undip. Kalo direview, IAIN Semarang memiliki kisah yang tak jauh beda dengan Salatiga dan Kudus. Kakom IAIN, akh.purnomo meminta untuk dijaulahi secara rutin agar stamina kader ter upgrade dan menurut penulis butuh suplemen khusus agar bisa meningkatkan ekskalasi KAMMI disana. Analisis dari senior komsat IAIN adalah bahwa KAMMI belum bisa futuh di negri komsat basis kampus islam, ujar sang senior. Tapi, kemudian KAMMDA ditantang untuk membuat formula yang tepat dalam mengemas KAMMI di negri seperti tadi. Problem kaderisasi dan ketidakgairahan kader komsat islami, memang tepat disimpulkan oleh penulis. Di sisi lain, komsat ekonomi Undip akan mencoba buat gerakan inklusif berbasis tata organisasi yang rapih dan profesional.

Kadep Pekom 'n Family
Perjalanan ngelancong pun memasuki kota Salatiga. Kali ini tim jaulah hanya 2 orang saja. Namun, banyak sekali laporan yang didapat. Mungkin juga sebanding dengan waktu tempuh pulang pergi kesana. Bahasan diberondong dari mulai pola pengoptimalan kader berdasarkan jenjang, pengemasan MK2, pengaktifan forum ab2 dan ab3 dengan tim pemantau dari KAMMDA Semarang, penggantian supervisi dan permintaan supervisi komisariat serta agenda terdekat Salatiga yang akan mendaftarkan diri ke KESBANGPOL. Request-request tadi diberikan pada PeKom sebagai bentuk ketsiqohan komsat pada tim jaulah untuk mengadvokasi hasil ngelancong kami. Ini menyangkut pula makna kekokohan barisan, saudaraku semua.....
At the last, Selasa bakda isya, tanggal 9 April 2013, Pekom ngelancong ke negri Komsat FH Undip. Walaupun hanya 1 KAMMDA feat 6 kader tangguh FH. Hasil jaulah yang ini sangat kompleks. Karna memang akreditasi komsat ini adalah C. Perlu banyak energi quantum learning dan keistiqomahan dalam menempuh perjalanan keKAMMIan ini. Peer besar FH adalah kestabilan kader untuk menjalani suplemen kaderisasi dan pengoptimalan kader agar bisa naik jenjang. Oleh karenanya, perlu kesolidan all pengurus komsat FH. Semangat buat komsat uda akh.firta. Niatkan semua ini, untuk terus belajar dan berkarya.

Salam Muslim Negarawan!!! To be continued.......Road to 8 negri Komsat*....

*Kombes,FSM,FT,IAIN,Polines,FISIP,FPP,Unnes

By: Khaulah al azwar_always in PeKom!




Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger