Home » » Barri, si kalem itu akhirnya terpilih menjadi ketua KAMMI Merah

Barri, si kalem itu akhirnya terpilih menjadi ketua KAMMI Merah

Written By Agus Subkhi Hermawan on Monday, 31 December 2012 | 12/31/2012 12:26:00 pm

Abang Bari

Suasana berkabut dan hawa yang begitu dingin menyelimuti wilayah Kopeng, Kaupaten Semarang malam itu, Sabtu (29/12). Karena suasana yang ekstrim itulah, yang menyebabkan saya seharian agak tepar di kamar 3 Hotel Garuda, Kopeng.
Namun suasana berkebalikan justru terjadi aula Hotel Garuda dalam Musda IX KAMMI Semarang, saat suasana genting nan menentukan dalam prosesi pemilihan ketua PD KAMMI Semarang yang baru terjadi. Suasana dinamis, panas, saling sorak meyorak antar pendukung calon menghiasi aula utama malam itu, dan bahkan beberapa kali presidium siding harus memperingatkan forum untuk tenang dengan memukulkan palu sidangnya ke meja.
“Mohon tenang sodara-sodara,” begitu kata fachri, Fans Arsenal dan kader KAMMI yang malam itu menjabat sebagai presidium sidang I.
Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya forum menyepakati, setelah voting berlangsung, Barri Pratama menjadi Ketua PD KAMMI Semarang untuk periode 2012-2014.
Sosok Barri, si kalem yang tak banyak cakap
Di mata saya, sosok Barri Pratama yang akhirnya terpilih menjadi Ketua PD KAMMI Semarang adalah sosok yang kalem alias pendiam. Tidak banyak omong, namun dibalik itu,  banyak hal yang bisa secara tuntas dilakukan lajang asli Klaten ini.
Saya mengenal sosok Barri ketika bersama – sama dalam kepengurusan PD KAMMI Semarang periode 2010-2012, Barri di Kebijakan Publik, saya di humas. Sering bertemu dalam forum BPH, ataupun sekedar bersapa di sekretariat KAMMI Semarang. Hal yang saya cermati ketika bertemu Barri adalah, hobinya yang suka dengan film Korea bergenre roman atau drama filsafat, satu hobi unik yang dimiliki oleh seorang pria.
Yang saya tahu, pria yang merupakan fans Arsenal ini, selain sikapnya yang kalem, tidak banyak cakap, juga karena gerakannya yang tidak grusa–grusu. Hal itu terbukti dalam satu periode kepengurusan KAMMI Semarang, ketika tim yang dia pimpin di departemen KP dapat berjalan efektif dan efisien. Banyak agenda di KP berjalan lancar, sehingga di akhir kepengurusan, departemen KP dinobatkan sebagai departemen paling solid diantara departemen lainnya.
Cerita tentang reformusic
Satu hal yang saya ingat adalah ketika kami bersama–sama mensukseskan agenda bersama ‘Reformusic’ di awal tahun 2012 ini. Seperti diketahui, reformusic adalah agenda KAMMI Semarang yang sedikit controversial (menurut beberapa kalangan), karena KAMMI Semarang mengadakan festival band untuk anak SMA. Tapi pada akhirnya berjalan dengan sukses. Saya memegang di publisitas media dan stand up comedy, sedangkan Barri ngurusi  audisi band dan konsepan acaranya. Akhir cerita, sukseslah agenda reformusic kali ini, publisitas jalan, agenda sukses. This!
Sekilas mengenai reformusic ini sendiri, adalah agenda KAMMI Semarang yang mungkin terlihat agak kontroversi dikalangan kader KAMMI, karena agenda ini tidak seperti agenda KAMMI kebanyakan. KAMMI Semarang mengadakan festival Band untuk anak SMA dengan tema nasionalisme. Tetapi ternyata beberapa kader KAMMI yang belum faham seutuhnya tentang reformusic, agak ‘marah’ dengan membuat komentar bernada protes di jejaring social media.
Namun pada akhirnya, agenda reformusic ini berjalan dengan lancar dan mendapat apresiasi positif dari banyak kalangan, terutama yang menginginkan KAMMI menjadi satu organ mahasiswa yang terbuka untuk siapapun, dari golongan manapun. Yang saya tahu, tujuan dari festival Reformusic ini adalah sebagai bentuk perwajahan bahwa KAMMI adalah milik siapapun, bukan hanya satu golongan saja, melainkan semua golongan, dari golongan paling kanan, sampai paling kiri. Seperti filosofi Islam rahmat bagi semua, begitu juga dengan KAMMI, harus menjadi miik semua ummat.
Akhirnya si kalem jadi Ketua KAMDA
Pada akhirnya, malam itu, setelah agenda pemilihan ketua KAMDA selesai, saya bergegas ke kamar untuk melepas penat dan beristirahat, dan siapa disangka, di kamar saya bertemu dengan si kalem itu, dan akhirnya sayapun mengucapkan selamat kepadanya sambil berangkulan.
“barakallah ya akh….”
Akhirnya si kalem itu terpilih juga jadi ketua KAMDA
Melalui artikel ini, saya hanya berharap bahwa Barri Pratama, bersama tim yang terbentuk nantinya, mampu membawa KAMMI Semarang menjadi organ mahasiswa muslim yang mampu menyelesaikan persoalan – persoalan keummatan, mampu memberikan solusi konkrit bagi peliknya permasalahan kebangsaan, serta menjadi satu wadah aktif dalam kerangka ideologisasi kader, KAMMI menjadi tempat yang nyaman bagi kader untuk bertumbuh dan berkembang.
Saya sangat berharap, dengan kemampuan Barri dan tim, KAMMI menjadi satu tempat yang nyaman untuk mengeksplorasi segenap ide dan gagasan brilian para kader, pun demikian dari sisi eksternal, KAMMI mampu menebar citra positif gerakan mahasiswa yang masih memegang teguh prinsip idealitas dan konsistensi.
Selamat berjuang, Barri!
Oleh : Dwi Purnawan, S. Pd (Kadep Humas KAMMI Semarang 2010-2012| MPD KAMMI Semarang)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger