Headlines News :

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI DAUROH MARHALAH 2 KAMMI SEMARANG 2015

ULTIMATUM JOKOWI-JK : USIA PREMATUR, TAMBAH ANCUR (?)



SEMARANG, kammisemarang.or.id -  (21/5) 2015 KAMMI Semarang kembali menggelar aksinya bertempat di Depan Gedung Gubernur Jawa Tengah. Aksi serentak KAMMI  ini dilakukan di berbagai daerah di Indonesia oleh KAMMI-KAMMI Daerah di wilayahnya.
Tujuh bulan sudah Presiden Jokowi memerintah Indonesia. Makin meluncur atau semakin hancur?
Berbagai masalah yang ada bukannya berkurang malah semakin meningkat. Hei!
Harga BBM yang naik-turun-naik,
Sengketa menteri-menteri yang berlarut-larut,
Bagi-bagi kursi untuk berbagai posisi,
Belum lagi ancaman dari luar, bebasnya intervensi asing bagi jalannya pemerintahan dan perekonomian Indonesia.
Kontras!
Tengok janji-janji manis di nawacita. Sudah amankah? Mandiri? Sejahtera? Dan tak korupsi? Ternyata masih jauh dari realisasi dan cita-cita REFORMASI!
Berdasarkan kondisi tersebut yang berbarengan dengan peringatan 17 tahun Reformasi, KAMMI bersama rakyat menuntut Presiden Indonesia agar :

1. Melepaskan diri dari segala macam ketergantungan, tekanan, intervensi, dan pesanan dari pihak luar untuk dapat bersikap tegas dalam membuat dan menjalankan kebijakan-kebijakan pro rakyat
2. Menyelesaikan permasalahan ekonomi dengan menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menguatkan kembali perekonomian nasional sehingga Indonesa menjadi negara yang mandiri
3. Mengembalikan hak subsidi rakyat dan melindungi hak-hak pribumi dari kepentingan asing dan aseng
4. Konsisten dalam menjalankan Nawacita sesuai kontribusi dan cita-cita kemerdekaan Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yanh berdaulat, mandiri, dan berkepribadian
5. Menegakkan hukum yang bebas dari kepentingan politik, memberantas KKN, dan membatalkan bagi-bagi kursi jabatan



Perayaan Isro’ Mi’roj Jangli - KAMMI Komisariat MIPA


KAMMI MIPA UNDIP -- 27 Rajab 1436 yang bertepatan dengan 16 Mei 2015 umat islam sedang berbahagia karena pada tanggal tersebut merupakan hari besar baginya. Dimana Rasulullah SAW melakukan perjalanan jauh dalam 1 malam dengan mengendarain buroq ( kendaraan khusus yang disediakan Allah SWT untuk perjalanan tersebut ) pada 27 rajab yaitu isro’ mi’roj. Perjalanan dari masjidil haram menuju masjidil aqsha yang disebut isro’ dan dari masjidil aqsha menuju sidrotul muntaha ( langit ke-tujuh yang berujung ke syurga ) yang disebut mi’roj. Demikianlah sedikit cuplikan tentang perjalanan isro’ mi’roj yang dilakukan Rasulullah dalam waktu semalam.

Jangli, sebuah kelurahan yang berada di kecamatan Tembalang di kota Semarang. Warganya yang mayoritas muslim, tentu tidak mau ketinggalan untuk meramaikan peringatan isro’ mi’roj yang merupakan hari besar bagi umat muslim tersebut. Mereka meramaikan peringatan tersebut dengan keliling kampung membawa arak-arakan yang terbuat dari lidi yang di bungkus oleh kertas yang sudah dipotong sesuai bentuk yang diinginkan, warga setempat biasa menyebut itu dengan nama sunduk dan disusun dengan menggunakan bambu dan pelapah batang pohon pisang sehinga yang terbentuk seperti bunga raksasa. Rombongan ini berjalan kaki mengelilingi kampung dan mendapat apresiasi dari warga sekitar yang dengan antusiasnya ikut meramaikan perjalanan mereka dengan berebut sunduk yang dibawa rombongan.

Dari garis start, bambu yang digunakan untuk meletakan sunduk berisi penuh. Bambu yang dibawa ada 5 bambu yang dibawa 3 santri laki-laki dan 2 santri perempuan. Oleh karena antusias warga yang cukup tinggi, ditengah perjalanan dalam arak-arakan sunduk tersebut warga yang di lewati pasti berusaha meraih sunduk yang tersusun diatas bambu sehingga pada garis finish sunduk yang disusun diatas bambu habis tinggal bambu dan pelapah pohon pisang. 

Rombongan yang ikut keliling memutarkan sunduk-sunduk itu adalah anak-anak kecil yang setiap hari mengaji di TPQ setiap sore. Yang paling kecil dari mereka masih duduk dibangku TK, dan yang paling besar dari mereka sudah kelas VII SMP tetapi rata-rata mereka duduk dikelas IV-V SD. Mereka berjumlah sekitar 60 anak.

Kebiasaan meramaikan setiap ada perayaan hari besar islam selalu mereka agendakan setiap tahun. Dimana agenda tersebut dipimpin oleh seorang ustadzah yang biasanya mengajar ngaji setiap sore dan didukung oleh mahasiswa Undip yang menjadi pengurus KAMMI departemen Sosmas ( Sosial Masyarakat ). 

Pasar Johar Kebakaran, Walikota Blusukan


 

SEMARANG, kammisemarang.or.id - Sabtu (9/5) malam kebakaran terjadi di Pasar Johar Semarang. Berdasarkan data yang dihimpun Redaksi kammisemarang.or.id, kebakaran mulai terjadi sejak pukul 20.45 WIB terlihat dari kobaran api yang berasal dari ruko pakaian lantai satu.

Kebakaran terus membesar sampai pagi dini hari, Minggu (10/5). Puluhan Pemadam Kebakaran sudah dikerahkan guna memadamkan api, namun api yang cepat membesar mengakibatkan merembetnya hingga ke Pasar Yaik Permai.

Bentuk keprihatianan ditunjukkan oleh Walikota Semarang yang mengunjungi lokasi kebakaran di pasar Johar. Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Semarang yang datang mendampinginya menyatakan "Untuk relokasinya belum. Wali Kota akan menetapkan keadaan darurat dulu selama 14 hari. Kami juga akan menentukan langkah selanjutnya," kata Adi di kawasan Pasar Johar Semarang, Minggu (10/5/2015) dini hari.

Dari pernyataan yang sudah diungkap tersebut, seharusnya pemerintah membuat langkah jangka panjang mengingat kejadian kebakaran Pasar Johar dan Yaik Permai bukan sekali ini terjadi. Hampir setiap tahun kebakaran terjadi di pasar-pasar di Kota besar termasuk di Pasar Johar di Semarang.


Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran yang terjadi belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penelitian Laboratorium Forensik Polri Cabang Semarang. Kebakaran memang bukan sesuatu yang disengaja, namun kejadian yang terjadi hampir setiap tahun ini perlu menjadi perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat secara umum. Apakah kejadian ini murni ketidaksengajaan atau ada skenario dibalik ini semua ?

Sumber :
http://news.detik.com/
http://news.okezone.com/
http://nasional.news.viva.co.id/

Kepedulian untuk NEPAL


SEMARANG, kammisemarang.or.id - Kamis (7/5) KAMMI Semarang beserta lembaga kemanusiaan dan beberapa Ormas mengadakan aksi menghimpun dana sebagai bentuk kepeduliaan atas musibah gempa yang telah terjadi di Nepal. Sebagian besar masyarakat memberikan dukungan dan kepeduliaannya membantu musibah yang terjadi di Nepal dengan mengumpulkan dana.




 
Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger