Headlines News :

Release: Aksi #BangunDongJokowi

Orasi Aksi Ketua KAMMI Semarang
Indonesia belum lepas dari ketidakseimbangan. Melambungnya harga kebutuhan pokok dan tarif dasar listrik, serta melemahnya rupiah atas dollar menjadi pertanda kegoncangan bangsa ini di sektor ekonomi. Eksekusi mati terpidana narkoba yang belum terlaksana, konflik partai politik dengan Menhumkam, dan masih terseok-seoknya upaya penguatan hubungan KPK dan Polri menjadi saksi Indonesia belum dapat stabil karena upaya penegakan hukum yang belum maksimal.
Disisi lain, ancaman yang datang kepada Indonesia dengan sangat massif. Penguasaan sektor-sektor energi oleh asing, masuknya faham-faham radikal, dan terganggunya hubungan diplomatik Indonesia dengan sahabat berpotensi membawa Indonesia kepada titik kekisruhan yang jika segera dibenahi maka akan mengganggu kestabilan bangsa. Hal tersebut semakin diperparah dengan kondisi belum maksimalnya kinerja para Menteri di Kabinet Kerja.
Segala kondisi diatas menjadi sangat kontras jika kita menilik apa yang dulul pernah dijanjikan Presiden Jokowi ketika kampanye. Nawa Cita tak ubahnya menjadi cita-cita yang belum tergapai. Namun, rakyat tidak akan berhenti untuk terus menagih janji yang dahulu pernah diucap dengan lantang.
Atas hal tersebut, KAMMI Daerah Semarang bersama rakyat, menyerukan gelora perubahan dan kembali turun ke jalan untuk mengingatkan Presiden Jokowi untuk turun tangan. KAMMI Daerah Semarang bersama rakyat menuntut:

  1. Segala macam permasalahan tersebut hanya dapat diatasi dengan kembalinya pemimimpin tertinggi Indonesia kepada fungsinya secara maksimal. Presiden Indonesia dituntut untuk lepas dari segala macam ketergantungan, tekanan, serta pesanan dan kembalinya turun tangan dengan segala macam kebijakan prorakyat guna menyelesaikan segala macam masalah. 
  2. Presiden Indonesia dituntut untuk bangun dan tidak bermlas-mlasan untuk segera menyelesaikan permasalahan ekonomi. Menstabilkan harga kebutuhan pokok, membawa perekonomian nasional kembali kuat untuk disejajarkan dengan perekonomian internasional. 
  3. Mengembalikan supremasi hukum kepada para penegak hukum yang telah diberikan mandat secara legal formal dalam konstitusi dan bukan hanya sekedar lembaga ad-hoc. Presiden Indonesia juga dituntut tegas untuk memberikan sangsi kepada segala macam penyelewengan, narkoba, korupsi dan kinerja Menteri yang amburadul.



KAMMI Daerah Semarang

 - Muhammad Khanif Nasukha -

Dokumentasi Musyawarah Kerja Daerah XI dan Diskusi Publik KAMMI Semarang

KAMMI Semarang- Berikut merupakan dokumentasi kegiatan Musyawarah Kerja Daerah XI dan Diskusi Publik KAMMI Semarang. Pada acara ini, sekaligus dilakukan pelantikan oleh Walikota Semarang Bapak Hendrar Prihadi.








#MUSYKERen KAMMI Semarang


Musyawarah Kerja (Musyker) KAMMI Semarang telah dilaksanakan Hari Sabtu-Ahad, 14-15 Maret 2015 di GSG FIK UNNES. Hal ini menjadi momentum awal kepengurusan baru KAMMI Daerah Semarang dengan periode kepengurusan 2014-2016 (Kabinet Bersinar). Acara ini dihadiri langsung oleh Walikota Semarang Bapak Hendrar Prihadi yang melantik kepungurusan lembaga yang diketuai oleh M. Khanif Nasukha. Selain itu, menghadirkan Ketua DPRD Kota Semarang Bapak Supriyadi dan mantan Dandim Semarang Bapak Nugroho Sulistyo Budi sebagai pembicara pada diskusi publik.

Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berpartisipasi, kepada seluruh komisariat yang telah hadir mensukseskan acara Diskusi Publik dan Musyawarah Kerja Daerah XI KAMMI Semarang 2015.

"Kami bersama, berusaha memberikan yang terbaik untuk Indonesia".
a.n. Pengurus KAMMI Semarang 2014-2016 _Kabinet Bersinar_


       

(Mini Drama) KAMMI Semarang

(Mini Drama) KAMMI Semarang 2014-2016






 

Total Tayangan Laman

Support : Redesign Website | AFLAH WEB
Copyright © 2013-2014. Official Website KAMMI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger